Kronikanews.id Jakarta –
Amerika Serikat menyerang Venezuela dan menggulingkan Presiden otokratisnya yang telah lama berkuasa, Nicolas Maduro, pada hari Sabtu, kata Presiden Donald Trump.
“Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang telah ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar negeri,” kata Trump dalam sebuah unggahan di jejaring sosial Truth miliknya.
Sebelum serangan semalam, AS menuduh Maduro menjadikan Venezuela sebagai “negara narkoba” dan memanipulasi pemilihan 2024, yang menurut oposisi dimenangkan secara telak.
Maduro pun membantah klaim tersebut dan mengatakan bahwa Washington bermaksud untuk mengambil alih cadangan minyak negaranya, yang terbesar di dunia.
Pemerintah Venezuela mengatakan warga sipil dan personel militer tewas dalam serangan hari Sabtu tetapi tidak memberikan angka pasti.
Maduro ditangkap oleh pasukan khusus elit, kata seorang pejabat AS kepada Reuters. Senator Republik AS Mike Lee mengatakan Menteri Luar Negeri Marco Rubio telah mengatakan kepadanya bahwa Maduro akan diadili atas tuduhan pidana di Amerika Serikat.
