PLN berhasil mernolmalkan listrik di Aceh

PLN berhasil mernolmalkan listrik di Aceh

Banda Aceh – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh dengan sigap telah berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di seluruh wilayah Provinsi Aceh. Pemulihan total ini terjadi pada Minggu (16/11), setelah sebelumnya sebagian besar daerah mengalami pemadaman listrik sejak Sabtu, 15 November.

General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, mengonfirmasi bahwa seluruh pelanggan di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa kini telah menikmati kembali pasokan listrik secara normal. Prioritas utama penormalan diberikan pada sektor-sektor vital seperti rumah sakit, fasilitas pemerintahan, dan pusat komunikasi.
Gangguan awal yang menyebabkan pemadaman adalah masalah pada jaringan transmisi, yang kemudian berdampak pada padamnya Pembangkit Nagan Raya 3 dan 4. Kejadian ini memicu respons cepat dari PLN dengan pengerahan ratusan personel.

Respons Cepat dan Pengerahan Personel PLN
Menyikapi gangguan kelistrikan yang meluas, PT PLN (Persero) segera mengerahkan tim gabungan berjumlah 821 personel dari berbagai unit di Aceh. Tim ini bekerja tanpa henti untuk mempercepat proses penormalan pasokan listrik ke seluruh area terdampak.

Personel tersebut fokus pada identifikasi masalah, perbaikan jaringan, dan memastikan distribusi listrik kembali stabil. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Aceh.
Eddi Saputra menekankan pentingnya kesiapsiagaan tim untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. “Personel kami tetap bersiaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, khususnya prioritas pada sektor vital seperti rumah sakit, fasilitas pemerintahan, pusat komunikasi, hingga pusat-pusat pelayanan publik,” ujarnya.

Penyebab Gangguan dan Evaluasi Sistem Kelistrikan
Pemadaman listrik yang terjadi di sebagian wilayah Aceh disebabkan oleh gangguan pada jaringan Transmisi utama. Insiden ini secara langsung mengakibatkan Pembangkit Nagan Raya 3 dan 4 ikut padam, memperparah kondisi pasokan daya.

Dampak dari gangguan transmisi ini menyebabkan jutaan pelanggan di Aceh mengalami pemadaman listrik selama beberapa waktu. Kondisi ini menyoroti kerentanan sistem kelistrikan terhadap gangguan pada infrastruktur utama.
PLN saat ini terus melakukan evaluasi menyeluruh guna memperkuat keandalan sistem kelistrikan di masa mendatang. Langkah-langkah preventif dan perbaikan infrastruktur akan menjadi fokus untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Proses penormalan kondisi listrik dilakukan secara bertahap, dengan fokus utama pada pemulihan cepat untuk area-area strategis. Hingga akhirnya, seluruh wilayah Aceh dapat kembali menikmati pasokan listrik normal berkat kerja keras tim di lapangan.
Sumber: AntaraNews

Share