Supertanker Iran Tembus China

Supertanker Iran Tembus China

TEHERAN – Lalu lintas kapal di Selat Hormuz melambat tajam dengan sebagian besar kapal komersial terhenti, sementara sejumlah kapal yang terkait dengan Iran tetap melintasi jalur tersebut meski risiko keamanan meningkat.

Data pelacakan kapal menunjukkan sebuah supertanker Iran terlihat berlayar di perairan utara Selat Hormuz pada Minggu dengan tujuan China.

Seperti dikutip Bloomberg, beberapa kapal lain yang berafiliasi dengan Iran juga dilaporkan melintasi jalur sempit tersebut dalam 24 jam terakhir.

Ketegangan meningkat setelah serangan Amerika Serikat terhadap target militer di Pulau Kharg, fasilitas yang menangani sebagian besar ekspor minyak mentah Iran.

Washington juga mendesak sekutunya untuk mengirim kapal perang guna membantu membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Di tengah situasi tersebut, keberhasilan dua kapal tanker LPG asal India melintasi jalur itu mengindikasikan kemungkinan adanya koordinasi tidak resmi yang memungkinkan beberapa kapal tertentu melewati kemacetan pelayaran. Gangguan elektronik juga terus memengaruhi sistem pelacakan kapal di kawasan itu.

Selain itu, praktik mematikan sistem identifikasi otomatis (AIS) oleh kapal di perairan berisiko tinggi membuat data pelacakan menjadi kurang akurat dan sering terlambat.

Beberapa kapal yang terhubung dengan Iran, termasuk kapal tanker minyak raksasa jenis VLCC, kapal LPG, dan kapal kargo curah, terlihat meninggalkan Teluk Persia pada awal Minggu.

Sebuah kapal kontainer yang terkait Iran juga tercatat memasuki Teluk Persia dalam 24 jam terakhir.

Karena banyak kapal mematikan sinyal pelacak saat melintasi wilayah berisiko tinggi, jumlah kapal yang tercatat melintas kemungkinan awalnya terlihat lebih sedikit dan baru akan direvisi setelah data pelacakan yang tertunda tersedia.

Selain itu, beberapa kapal tanker Iran biasanya baru kembali menyalakan sinyal setelah mencapai kawasan Selat Malaka sekitar 10 hari setelah melewati pelabuhan Fujairah.

Share