Hormuz Ditutup, Rupiah melemah

Hormuz Ditutup, Rupiah melemah

Kronikanews.id, Jakarta– Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.913 per dolar AS pada Jumat (13/3) pagi. Mata uang Garuda melemah 20 poin atau 0,12 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mayoritas mata uang di kawasan Asia bergerak di zona hijau. Yen Jepang menguat 0,06 persen, baht Thailand menguat 0,05 persen, yuan China melemah 0,03 persen, peso Filipina melemah 0,17 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,05 persen.

Dolar Singapura menguat 0,06 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,08 persen, poundsterling Inggris menguat 0,13 persen, dan franc Swiss menguat 0,06 persen.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah melemah karena harga minyak yang kembali naik imbas ketegangan di Timur Tengah yang belum tampak akan reda.

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS di tengah kembalinya sentimen risk-off dari kenaikan harga minyak merespon pernyataan Khamenei yang mengatakan bahwa selat Hormuz masih akan tetap tertutup,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Jumat (13/3).

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.850 per dolar AS – Rp16.950 per dolar AS.

Share