Kronikanews.id Jakarta -Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI memastikan kapal induk Giuseppe Garibaldi akan memperkuat TNI Angkatan Laut adalah hibah gratis dari pemerintah Italia.
Meski tidak ada biaya pembelian, Indonesia tetap menyiapkan anggaran untuk sejumlah modifikasi sebelum kapal berusia 40 tahun tersebut dapat dioperasikan.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan bahwa skema hibah membuat pemerintah tidak perlu membayar harga kapal sebagaimana transaksi komersial.
“Terkait Giuseppe Garibaldi, benar bahwa kapal tersebut berada dalam skema hibah dari Pemerintah Italia, sehingga tidak ada biaya pembelian kapal dalam konteks transaksi komersial,” ujar Rico saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/2/2026).
Namun demikian, lanjut Rico, alokasi anggaran tetap dibutuhkan untuk proses retrofit atau penyesuaian.
Retrofit dan kesiapan operasional
Rico menjelaskan, penyesuaian akan dilakukan setelah administrasi hibah rampung sesuai ketentuan.
Penyesuaian tersebut mencakup sistem kapal, standar keselamatan, hingga kebutuhan operasional TNI AL.
“Pemerintah Indonesia tetap perlu menyiapkan anggaran untuk kebutuhan retrofit, penyesuaian sistem, sertifikasi keselamatan, serta kesiapan operasional agar kapal dapat digunakan sesuai kebutuhan TNI AL,” jelas Rico.
Selain itu, Kemhan bersama TNI juga telah menyiapkan personel awal yang akan mengawaki kapal induk tersebut. Saat ini, para calon awak sudah mulai menjalani pelatihan yang diperlukan.
“Kemhan bersama TNI juga sudah menyiapkan calon awak kapal untuk membawa dan mengawaki kapal tersebut, termasuk pembinaan dan pelatihan yang diperlukan,” kata Rico, Jumat (13/2/2026).
