World AIDS Day, Perlu Kepedulian Semua Pihak

World AIDS Day, Perlu Kepedulian Semua Pihak

Banda Aceh – Dinas Kesehatan Provinsi Aceh di tahun 2024, telah Aceh mencatat total 348 kasus baru HIV/AIDS. Jumlah ini menunjukkan adanya tren peningkatan signifikan sejak tahun 2021.Kota Banda Aceh telah menjadi daerah tertinggi dengan 752 kasus kumulatif hingga 2024, diikuti oleh Langsa (317 kasus) dan Aceh Utara (214 kasus). Angka yang mengkhawatirkan ini menjadi Pembahasan Sosialisasi dan Edukasi Internal dan Kelompok Khusus di Lingkungan RSUD dr Zainoel Abidin .

Angka ini disampaikan oleh dr Suheir Muzakkir Sp Pd. FINASIM di kegiatan ini yang juga bagian dari World Aids Day.Aids ( Acquired Immune Defficiency Syndrome) merupakan sekumpulan gejala yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh Infeksi HIV.

Menurut UN AIDS merilis faktor faktor penyulit terhadap ODHIV(Orang dengan Virus HIV) seperti Kurangnya Edukasi dan Kesadaran Masyarakat, Dalam besarnya Peran edukasi dan kesadaran masyarakat yang kurang memadai menyebabkan kesalahpahaman tentang HIV dan cara penularannya, dan ini menjadi kontribusi besar dan pemberian stigma hingga para ODHIV ditolak oleh lingkungan terkecil yaitu keluarga

dr Suheir juga mengatakan bahwa tantangan terbesar ODHA adalah cukup sering menghadapi masalah psikososial, kemiskinan, depresi, dan kecemasan, yang dapat memperburuk kualitas hidup mereka dan mempengaruhi status kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan. 
Selain penanganan secara medis pendekatan secara preventif juga menjadi salah satu pengurangan penderita HIV/AIDS Di Aceh.

Kegiatan Sosialisasi ini juga mengambil tema yang sama se ara Universal yaitu Overcoming disruption, transforming the AIDS response” atau “Mengatasi Disrupsi, Mengubah Respons Terhadap AIDS”.

Share