Diguncang Gempa, Burni Telong Naik Status Siaga

Diguncang Gempa, Burni Telong Naik Status Siaga

Setelah gempa, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat adanya peningkatan signifikan pada aktivitas kegempaan Gunung Api Burni Telong.
Dalam periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, 18 kali gempa vulkanik dalam, 6 kali gempa tektonik lokal, serta 6 kali gempa tektonik jauh terekam.
Peningkatan aktivitas tersebut dinilai berkaitan dengan penguatan aktivitas tektonik regional di sekitar Burni Telong. Menurut Badan Geologi, kondisi yang sama telah berlangsung sejak Juli 2025 dan tercatat enam kali peningkatan gempa vulkanik dalam.

“Pengamatan visual menunjukkan aktivitas hembusan asap kawah masih tidak teramati,” tulis Badan Geologi dalam laporan khusus, Selasa (25/11/2025).
Berdasarkan data visual dan instrumental tersebut, Badan Geologi resmi menaikkan status Gunung Burni Telong dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) sejak pukul 09.00 WIB pagi ini.

Lebih lanjut, masyarakat sekitar diminta tidak mendekati kawah Burni Telong dalam radius 1,5 kilometer, serta menghindari area fumarol dan solfatara terutama saat cuaca mendung atau hujan karena potensi bahaya konsentrasi gas beracun yang berbahaya bagi kehidupan makhluk hidup.

Share