Banda Aceh – Meningkatnya kasus Iinfluenza di Kota Banda Aceh ternyata sudah cukup tinggi, salah satu tempat penyebaran adalah di sekolah. Tingginya angka ini juga terus dipantau oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh.
Ketika dihubungi Kronikamedia, Sulaiman Bakri, S.Pd, M.Pd mengatakan masih terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh.Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh juga masih memantau Peningkatan dan Upaya Preventif untuk kasus ini, dan Akan melakukan evaluasi dalam Kasus Ini.
Sulaiman juga mengatakan kepada Kepala Sekolah, Guru jika menemukan siswa yang dalam kondisi kurang sehat bisa meminta siswa untuk beristirahat di Rumah, dan Orang Tua terus memantau kondisi anak.
Evaluasi akan terus dilaksanakan,kita tetap meminta Sekolah untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat, dan menginstruksikan siswa untuk menjaga Kebersihan Cuci Tangan Pakai Sabun(CTPS) dan atau Hand Sanitizer, dan Sulaiman mengingatkan juga kepada para siswa dan Tenaga Pendidik untuk juga menjaga kesehatan Diri.
Seperti diberitakan sebelumnya di banyak Media Sosial, bahwa Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh menyebutkan sejak Agustus jumlah kasus Saluran Pernapasan Akut (ISPA) naik dari 1.612 menjadi 1.860 kasus pada September 2025. Peningkatan ini terpantau dari laporan fasilitas kesehatan di seluruh kecamatan.
“Sampai pada tanggal 29 Oktober 2025, dari pemeriksaan 41 spesimen pasien dengan gejala Influenza Like Illness (ILI) di lokasi sentinel UPTD ILI Puskesmas Banda Raya, ditemukan 14 kasus positif Influenza A dan 2 kasus positif Influenza B, sementara 25 kasus lainnya negatif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, Minggu
