Banda Aceh di Prediksi Berawan

Banda Aceh di Prediksi Berawan

Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Aceh Besar, merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Banda Aceh dan sekitarnya pada Minggu, 19 Oktober 2025. Secara umum, wilayah ini diprediksi akan mengalami cuaca  berawan  dan udara kabut sepanjang hari. Meskipun tidak terdapat potensi hujan yang signifikan, masyarakat tetap diimbau agar selalu waspada terhadap kemungkinan perubahan cuaca lokal, terutama menjelang sore hingga malam hari.

“Sejak pagi hingga malam hari, kondisi atmosfer di wilayah Banda Aceh diperkirakan akan relatif stabil dengan cuaca berawan dan udara kabut juga diselingi beberapa tutupan awan tipis,” ujar Nofrida, Prakirawan BMKG dalam laporan tertulis yang diterima RRI. Ia menegaskan bahwa meski cuaca terpantau cukup kondusif, potensi dinamika cuaca mikro tetap perlu diantisipasi, mengingat kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.

Berdasarkan data observasi meteorologis terbaru, cuaca pada pagi hari di Banda Aceh diperkirakan akan berawan dengan suhu udara berkisar antara 25°C hingga 26°C. Angin berembus dari arah Selatan dengan kecepatan sekitar 4 km/jam, dan tingkat kelembapan udara berada pada angka 93 persen. Suasana pagi ini dinilai cukup nyaman untuk aktivitas luar ruangan, seperti olahraga, kegiatan pasar, atau perjalanan menuju tempat kerja dan sekolah.

Memasuki siang hari, cuaca diprediksi  udara kabut, namun dengan suhu yang cenderung lebih stabil di angka 26°C. Arah angin mengalami perubahan berhembus dari Barat Daya dengan kecepatan meningkat menjadi 9 km/jam, sementara kelembapan relatif stabil hingga mencapai 91 persen. Perubahan ini dapat memengaruhi kenyamanan fisik, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan mereka yang beraktifitas di siang hari.

Pada malam hari, kondisi cuaca di Banda Aceh diperkirakan tetap kembali berawan, dengan suhu udara menurun berkisar antara 25°C hingga 25°C. Angin bertiup lebih normal dari Selatan dengan kecepatan 14 km/jam, dan kelembapan udara kembali meningkat hingga mencapai 90 persen. Kondisi ini dapat menyebabkan udara terasa lebih lembap, yang mungkin berpengaruh pada kualitas tidur atau kenyamanan aktivitas malam hari di luar ruangan.

BMKG menekankan pentingnya pemahaman terhadap prakiraan cuaca sebagai informasi strategis yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kegiatan masyarakat, baik di sektor pertanian, transportasi, perikanan, pariwisata, hingga dunia usaha. Selain itu, informasi ini juga penting bagi perencanaan kegiatan harian agar dapat berjalan lebih aman dan efisien.

Untuk itu, BMKG mengimbau seluruh masyarakat Banda Aceh dan wilayah sekitarnya agar selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal-kanal resmi BMKG. Kewaspadaan terhadap perubahan cuaca lokal sangat penting, terutama dalam kondisi iklim global yang semakin dinamis dan tidak menentu.

Share